Logo_Institut_Teknologi_Bandung

Tentang HMPG ITB

Teknik Pangan ITB merupakan jurusan Teknik Pangan pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 2014.

Pembentukan HMPG ITB diawali pada saat angkatan 2015 sedang menjalani masa akhir TPB (Tahap Persiapan Bersama). Dilakukan pertemuan intensif dengan HIMATEK (Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia) yang membicarakan perihal kepengurusan himpunan yang akan disatukan atau dipisah. Hasil dari pertemuan intensif tersebut akhirnya diputuskan bahwa himpunan akan dipisah dengan alasan jarak kampus Jatinangor dan Ganesha sangat tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan himpunan secara bersamaan.

Namun, HIMATEK memberikan fasilitas osjur (ospek jurusan) untuk mahasiswa Teknik Pangan 2015 dan Teknik Bioenergi dan Kemurgi 2015 selama lima hari dan memberikan pembinaan untuk membentuk suatu himpunan. Ketika memasuki perkuliahan di semester 3 (tiga), Teknik Pangan 2015 (Afaea Pramana) memilih koordinator angkatan yaitu Abdu Ravi Zakaria yang bertugas untuk mengawasi dan memberi arahan agar keberlangsungan kegiatan pada masa itu dapat terkoordinasi. Setiap periode kepengurusan di HMPG ITB memiliki program kerja masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota.

Karena sub prodi tersebut merupakan bagian dari Teknik Kimia, banyak lulusannya yang berkecimpung di bidang industri kimia padahal masyarakat membutuhkan orang-orang yang bekerja pada industri pangan. Pada tahun 2012, ITB mengajukan pembentukan program studi Teknik Pangan. Akhirnya, berdasarkan SK Rektor ITB, per tanggal 11 September 2014 prodi Teknik Pangan resmi didirikan sebagai prodi baru. Angkatan pertama, yaitu angkatan 2015 menjalankan Tahap Persiapan Bersama di Kampus Ganesha dan melanjutkan tingkat 2 sampai selesai di Kampus Jatinangor. Sampai saat ini, kegiatan operasional akademik Teknik Pangan berlokasi di Jatinangor, Sumedang. Sejak berdiri 9 tahun lalu, Berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Nomor : 13473/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2021, menetapkan Keputusan BAN-PT tentang Akreditas Program Studi Sarjana Teknik Pangan, FTI-ITB dengan memperoleh Peringkat Akreditasi “UNGGUL”.

Profil singkat HMPG ITB

sarjana teknik pangan berperan penting untuk menyiapkan bangsa menghadapi persaingan global dan menanggulangi isu-isu nasional berbasis hayati.

TUJUAN BERHIMPUN

  1. Sebagai wadah bagi anggota HMPG ITB untuk berkumpul dan melaksanakan kegiatan
    kemahasiswaan dalam lingkup ITB.
  2. Turut serta mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan mahasiswa Teknik Pangan ITB
    dan memajukan keilmuan teknik pangan di Indonesia.
  3. Sarana anggota HMPG ITB dalam menumbuhkan nilai-nilai daya juang tinggi, solidaritas,
    dan apresiasi untuk menunjang pengembangan diri anggota HMPG ITB.
  4. Membina anggota HMPG ITB untuk ikut membangun masyarakat Indonesia melalui
    program himpunan yang berlandaskan keprofesian teknik pangan.

ASAS BERHIMPUN

Asas HMPG ITB adalah Pancasila, Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan kekeluargaan.

NILAI - NILAI HMPG ITB

  1. Daya juang tinggi
  2. Solidaritas
  3. Apresiasi